close

Festival

News

Synchronize Festival 2019 Hadir Oktober Mendatang

Kabar gembira bagi penikmat musik Tanah Air, Synchronize Festival akan hadir lagi tahun ini. Festival musik ini bakal berlangsung selama tiga hari pada akhir 2019 mendatang.

“Synchronize Festival 4, 5, 6 Oktober 2019 – Gambir Expo Kemayoran, Jakarta,” demikian bunyi keterangan tertulis dari penyelenggara festival musik tersebut yang diterima Kompas.com, Jumat (22/3/2019).

Namun, belum banyak informasi yang dibagikan selain lokasi dan waktu acara. Para line-up atau penampil di Synchronize Festival tahun ini belum diumumkan.

“Nantikan kabar-kabar dari kami lebih lanjut,” kata penyelenggara.

Baca juga:

“This is a festival for everyone! You better be ready! It’s not just a festival, it’s a movement!” tulis akun Instagram Synchronize Festival.

Synchronize Festival yang digelar oleh Demajors dan Dyandra Promosindo, merupakan festival muilti-genre berskala nasional yang mengundang puluhan ribu penonton untuk merayakan keberagaman jenis musik selama tiga hari tiga malam.

Penonton dapat menikmati suguhan lebih dari 100 pertunjukan musik terkurasi dari artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari era 1970-an, 1980-an, 1990-an, dan 2000-an.

Source : kompas.com

read more
News

Iron Maiden mengungkapkan tenda The Trooper festival

1b814e79-4d53-4762-9adf-49b24cdeecd9

Iron Maiden telah meluncurkan tenda festival mereka sendiri.

Ini disebut The Trooper dan fitur cover art ikonik dari single mereka tahun 1983, yang menampilkan tentang album Piece mereka Of Mind.

Deskripsi produk berbunyi: “Camp dengan Eddie Kepala sebagai dua klasik Inggris datang bersama-sama untuk menciptakan sebuah ‘tenda yang benar-benar rockin. Sebuah penghormatan kepada para the godfathers of modern metal dan ikon The Trooper menutupi seni mereka, kini Anda dapat benar-benar makan, napas dan tidur Iron Maiden. ”

Ini dikatakan mampu “menahan apa pun cuaca atau festival rock melempar pada Anda” dan dengan harga £ 199 melalui Fieldcandy .

Fans akan memiliki kesempatan untuk menguji tenda di tahun ini festival Download, di mana Maiden yang headlining pada Minggu 12 Juni .

Bruce Dickinson dan co sedang tur dunia untuk mendukung album terbaru The Book Of Souls.

tanggal tur Iron Maiden The Book Of Souls

13 April: Denver Pepsi Center, CO
15 April: Los Angeles Forum, CA
16 April: LA Forum, CA
20 April: Tokyo Ryogoku Kokugikan, Jepang
21 April: Tokyo Ryogoku Kokugikan, Jepang
Apr 24: Beijing LeSports Center, Cina
26 April: Shanghai Mercedes Benz Arena, Cina
29 Apr: Christchurch Horncastle Arena, Selandia Baru
01 Mei: Aucklane Vector Arena, Selandia Baru
4 Mei: Brisbane Entertainment Centre, Australia
6 Mei: Sydney Allphones Arena, Australia
Mei 09: Melbourne Rod Laver Arena, Australia
12 Mei: Adelaide Entertainment Centre, Australia
14 Mei: Perth Arena, Australia
18 Mei: Cape Town Grand Arena, Afrika Selatan
21 Mei: Johannesburg Carnival City Festival rumput, Afrika Selatan
27 Mei: Dortmund Batu Im Revier Festival, Jerman
29 Mei: Munich Rockavaria Festival, Jerman
31 Mei: Berlin The Waldbuehne, Jerman
3 Juni: Lucerne Sonisphere Allmend Rockt, Swiss
5 Juni: Rock In Wina Festival, Austria
8 Juni: Arnhem Gelredome, Belanda
10 Juni: Paris Ambil Festival, Prancis
12 Juni: Donington Ambil Festival, UK
15 Juni: Oslo Telenor Arena, Norwegia
17 Juni: Stadium Gothenburg Ullevi, Swedia
19 Jun: Dessel Graspop Logam Rapat, Belgia
21 Juni: Herning Jyske Bank Boxen, Denmark
23 Juni: Kaunas Zalgirio Arena, Lithuania
25 Juni: Moskow Olimpiyskiy, Rusia
29 Juni: Hameenlinna Kantolan Tapahtumapuisto, Finlandia
1 Juli: Sopron Volt Festival, Hongaria
3 Juli: Stadium Wroclaw, Polandia
05 Jul: Praha Eden Arena, Republik Ceko
6 Juli: Zilina, Slovakia
9 Juli: Viveiro Kebangkitan Festival, Spanyol
11 Juli: Lisbon MEO Arena, Portugal
13 Juli: Madrid Barclaycard Pusat, Spanyol
16 Jul: Barcelona Batu Fest
22 Juli: Milan Mediolanum Forum, Italia
24 Juli: Roma Rock in Rome Sonisphere, Italia
26 Juli: trieste Piazza dell’Unita D’Italia, Italia
27 Jul: Berpisah Spaladium Arena, Kroasia
Aug 02: Esch-sur-Alzette Rockhal, Luksemburg
4 Agustus: Wacken Open Air, Jerman

Sumber : http://teamrock.com/news

read more
Event

Festival Paling Berbahaya Di Indonesia Siap Gelar Tahun ini, “Hammersonic”

LINE UP FIX event Hammersonic 2016 yg diadakan di EcoPark Ancol Jakarta pd tgl 17 April 2016 :
DEATH METAL :
– SUFFOCATION (Brutal/Technical Death Metal US)
– INTERNAL BLEEDING (Brutal Death Metal US)
– OBSCURA (Progressive/Technical Death Metal Germany)
– SUFFER IN ROT (Brutal Death Metal Australia)
– CARDIAC NECROPSY (Death Metal/Grindcore Singapore)
– GRAUSIG (Death Metal Jakarta)
– PANIC DISORDER (Death Grind Jakarta)
– EXTREME DECAY (Grindcore Malang)
– HELLCRUST (Death Metal Jakarta)
– REZUME (Slamming Death Metal Bali)
– HUMILIATION (Technical Brutal Death Metal Bandung)
– ENGORGING (Brutal Death Metal Samarinda)
– DESCANE (Technical Death Metal Surabaya)
HARDCORE :
– RISE OF THE NORTHSTAR (Hardcore France)
– SERIGALA MALAM (Hardcore Yogya)
– TARING (Hardcore Bandung)
– SOULARE (Hardcore Jakarta)
– FINGERPRINT (Hardcore Sumatera)
– FRONTXSIDE (Hardcore Sulawesi)
BLACK METAL :
– GORGOROTH (Black Metal Norway)
– BANDOSO (Atmospheric Black Metal Solo)
– SOULSICK (Black Metal Jakarta)
METALCORE :
– ASKING ALEXANDRIA (Metalcore UK)
– WALLS OF JERICHO (Metalcore USA)
– DARKEST HOUR (Metalcore US)
– BURGERKILL (Metalcore Bandung)
THRASH :
– ONSLAUGHT (Thrash Metal UK)
– ORACLE (Thrash Jakarta)
– SOCIAL BLACK YELLING (Thrash Jakarta)
POWER METAL :
– ANGRA (Power/Progressive Metal Brazil)
– UMBRA MORTIS (Power Metal Jakarta)
GOTHIC :
– LEAVES EYES (International Symphonic Metal)
NU METAL :
– DROWNING POOL (Nu Metal USA)

read more
Music Facts

Sembilan Festival Musik Terbaik Di Indonesia

Kreativitas yg tiada habisnya pun kian menambah hasrat berkarya yg menggunung menciptakan Indonesia tidak sempat sepi dari beragam program musik. Jajaran festival juga kerap mewarnai ranah hiburan di Nusantara. Tidak kalah bersama festival berskala besar di negeri lain, Indonesia mempunyai festival-festival musik bertaraf internasional bersama penawaran pengalaman musikal yg luar biasa. Berikut Sembilan festival musik paling baik di Indoensia version Gigsplay version.

Java-Jazz-Festival-Stage-Performance-2008

1.Jakarta International Java Jazz Festival
Dengan keterlibatan musisi-musisi jazz kaliber dunia, Jakarta International Java Jazz Festival (JIJJF) menjadi salah satu festival musik jazz terbesar di Asia. JIJJF bahkan pernah meraih rekor MURI pada tahun 2010 sebagai festival jazz terbesar dengan 1300 musisi, artis, dan grup musik dalam 21 panggung.JIJJF sendiri merupakan gelaran festival jazz yang pertama kali dihelat dalam satu kawasan.

Acara tahunan yang telah berjalan selama satu dasawarsa pernah memboyong Stevie Wonder, James Brown, Eric Benet, Earth, Wind, and Fire, Bubi Chen, Angie Stone, Jamie Cullum, Santana, Dave Koz, Sheila Majid, Lee Ritenour, Steve lukather, Robben Ford, hingga Bob James. Sementara itu, nama-nama besar musisi Indonesia juga sudah pernah memajang permainan musiknya di panggung JIJJF. Hal ini membuktikan bahwa musik merupakan bahasa universal yang menyatukan manusia dalam suatu harmoni yang mendamaikan.

soundrenaline-2015

2.Soundrenaline
Acara satu ini tentu tak diragukan lagi kualitasnya. merupakan pelopor festival musik dalam negeri yang mempersembahkan panggung musik multi genre. Sederet artis papan atas tanah air ditampilkan lewat suguhan spektakuler dan berkelas internasional di panggung beberapa kota. Mereka adalah Iwan Fals, Slank, Gigi, Naif, Burgerkill, Sheila On 7, Nidji, serta beberapa musisi internasional seperti Noise Conspiracy (Swedia), The Weekend (Kanada), dan INXS (Australia).

Dari tahun ke tahun, selalu mengusung tema berbeda dan kerap ditunggu para pecinta musik di seluruh Indonesia. Tahun lalu dengan tema “Voice of Choice”, event ini memberikan kesempatan kepada penikmatnya untuk memilih sendiri daftar lagu yang akan dibawakan oleh para musisi.

 

3.Jazz Gunungmaxresdefault
Sebuah kolaborasi antara musik jazz dengan alam pegunungan memberikan pengalaman tersendiri. Dimulai sejak tahun 2009, Jazz Gunung menarik atensi besar dari para pecinta musik hingga rela menempuh jarak jauh untuk sampai ke lokasi. Hingga penyelenggaraan yang ketujuh kali pada bulan Juni silam, jumlah penikmat Jazz Gunung semakin menggunung pula.

Sensasi menikmati musik di tempat dengan ketinggian lebih dari 2000 meter di atas pemukaan laut ini digagas oleh Butet Kartaredjasa, Djajuk Ferianto, dan Sigit Pramono. Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur menjadi saksi bagaimana alam, manusia, dan musik bersatu padu membentuk senandung dari musisi nasional dan internasional.

re2011-july-26-124rotatprovmed

4.Jakarta International Java Rockin’Land
Jakarta Internatonal Java Rockin’Land atau Java Rockin’Land (JRL) memberikan kesempatan musik rock lokal dan internasional untuk berteriak lantang dan bersuka ria. Smashing Pumkins, Stereophonics, MEW, Mr. Big, Halloween, The Cranberries, Vertical Horizon, Neon Trees, Dashboard Confessional, Good Charlotte, Third eye Blind, Stryper, The Vines, 30 Second To Mars, Frente, Arkarna, Collective Soul, Steelheart, Sixpence None The Richer, Sugar Ray, hingga Wolfmother pernah didaulat meramaikan JRL. Musisi lokal seperti The S.I.G.I.T, Deadsquad, Gigi, /rif, dan Seringai juga turut ambil bagian dalam festival ini.

Tak ada pembatas antara band papan atas dengan band indie di sini karena mereka memiliki kualitas yang tak diragukan lagi. Basis massa yang kuat dari masing-masing band, baik nasional maupun mancanegara, juga menjadi pemicu utama dari selalu meriahnya JRL.  Penyelenggaraannya di pertengahan tahun juga memungkinkan berbagai kalangan untuk bisa menikmati sajian JRL, seperti anak sekolah yang tengah menikmati masa liburannya.

img_6225

5.Bandung Berisik
Sebagai sebuah festival musik metal terbesar di indonesia, Bandung Berisik (BB) tak sekadar menampilkan musik keras, tetapi juga unsur lain yang memegang nilai kearifan budaya lokal. Berbasis komunitas, BB penuh dengan semangat muda dan kemandirian. Jika melihat sejarah, BB pertama pada tahun 1995 merupakan acara 17 agustusan. Sebagai salah satu produk dari Homeless Crew, BB saat itu menampilkan 16 band yang sudah memenuhi syarat: udah pernah rekaman dan punya demo. Para performer tersebut merupakan cikal bakal band besar sekarang, salah satunya adalah Jasad.

Seiring berjalan waktu, BB terus dilaksanakan hingga akhirnya perlu waktu delapan tahun untuk meneruskan estafet dari BB VI (2003) ke BB V (2011). Menurut Kimung sebagai salah satu musisi Ujungberung Rebels, selama rentang itu, festival-festival musik baru tetap ada seperti Bandung Deathfest. Rentang waktu tersebut diperlukan untuk membangun energi yang bisa regenerasi membangun kebersamaan. BB pun kini merupakan role model bagi generasi muda sebagai sarana edukasi menghargai musik lokal.

12742695_978658075522020_609269631992628656_n

6.Hellprint
Setelah mengalami fase-fase terpuruk sepanjang sejarah komunitas underground di kota Bandung pada tahun 2008-2009, kini komunitas underground sejatinya kembali ranum dan terus berkembang. Aparatur pemerintahan serta sponsor sedikit demi sedikit membuka mata seraya terus membuktikan bahwa musik yang keras bukanlah musik kriminal, melainkan musik yang bisa mendatangkan banyak keuntungan untuk semua pihak. Keuntungan bagi penggiat musik itu sendiri, event organize, penikmat musik, aparat maupun korporat. Berbagai macam acara dari skena underground yang diselenggarakan pun dalam skala yang cukup besar. Sebut saja Bandung Berisik, Launching album Burgerkill, Bandung Deathfest 5, dan yang terakhir baru saja diselenggarakan pada hari Minggu (11/12) yaitu Hellprint United Day.

Setelah bergelut dalam dunia percetakan “underground” dalam kurun waktu 10 tahun, Hellprint yang merupakan salah satu bagian dari pendukung majunya komunitas underground di kota Bandung, mempersembahkan sebuah acara yang sangat megah dan berhasil memanjakan para pecintanya. Kami sendiri sangat terkejut melihat antusiasme penggiat komunitas underground yang datang pada gelaran Hellprint United Day pada hari Minggu lalu ternyata begitu besar.

ham.jpg

7.Hammersonic
Festivalnya para metalhead di Indonesia ini baru hadir sejak tiga tahu lalu, namun telah mengambil hati para penggemarnya dengan jajaran para pengisi acara yang mumpuni. Jika selama ini metal dianggap musik bawah tanah, Hammersonic telah membuatnya mencuat ke permukaan dengan kehadiran puluhan ribu orang yang turut berpesta pora. Tercatat nama-nama seperti Lamb of God, Bullet For My Valentine, Kreator, Vader, Unearth, Hatebreed, Meyhem, Ignite, Terrorizer, D.R.I., Psycroptic, Suffocation, Divine Codex, Nothnegal, Impiety, sampai Massacre Conspiracy memunculkan adrenalin di Hammersonic.

Band-band tamu tersebut pernah menghajar panggung bersama musisi tangguh pribumi seperti Jasad, Koil, Death Vomit, Seringai, Suckerhead, Dead Vertical, Deadsquad, Burgerkill, dan Siksa Kubur. Penampilan mereka pun bersanding dengan sound system yang beringas memborbardir metalhead tanpa jeda. Sebuah pesta distorsi istimewa sebagai pembuktian bahwa Indonesia dihuni oleh skena metal yang besar dan kompak.

ROCK IN SOLO!

8.Rock In Solo
Festival ini pertama kali diadakan pada tahun 2004 sebagai ajang kecil untuk band-band lokal Indonesia dengan 1 panggung dan 7 band. Ini meluncurkan edisi kedua tahun 2007 dan ketiga tahun 2009. Edisi tahun 2009 juga edisi pertama yang memiliki fitur band internasional. Sejak tahun 2009 festival ini telah diadakan pertahun. Pada tahun 2010 Rock In Solo berlangsung dengan sekitar 20 band tampil di 2 panggung. Pada tahun 2011, festival ini di meriahkan dengan 33 band dan 4 panggung.

Dalam beberapa tahun terakhir festival ini telah menarik sekitar 8.000 orang pada tahun 2012 dibandingkan dengan pada tahun 2004 yang menarik sekitar 1500 pegunjung ketika pertama kali diadakan.
Kata “Solo” pada nama festival ini berasal dari nama lain dari Surakarta, kota tempat festival berlangsung.

4ucozm6xga2o0kwg4s8ccwo00

9.Djakarta Warehouse Project
Lini dance music pun memiliki tempat dengan adanya festival musik elektronik terbesar di Asia Tenggara bertajuk Djakarta Warehouse Project (DWP). Zedd, David Guetta, Skrillex, Avicii, Flight Facilities, Breakbot, hingga Steve Aoki menjadi aktor pencuat keriaan dalam agenda tahunan ini. Belum lagi jajaran DJ asli Indonesia lainnya yang ikut meracik keseruan seperti Angger Dimas, dll. Dengan tak hanya terpusat di satu arena, DWP tak henti membuat raga bergerak dan bergoyang mengikuti beat sepanjang malam.

Menurut rencana, DWP 2015 akan digelar pada Desember mendatang. Berbagai DJ kenamaan mancanegara direncanakan tampil seperti Major Lazer, DJ Snake, R3hab, Tiesto, Jamie Jones, Porter Robinson, Axwell, Kaskade, Oliver Heldens, dan Mad Decent .

read more