close

groove metal

GojiraMusic Facts

Eco-friendly Atau Ramah Lingkungan, Konsep Lirik Dari Band “GOJIRA”

Band yang terbentuk dari tahun 1996 ini dulunya bernama Godzilla, namun pada tahun 2001 mereka berganti nama menjadi Gojira. Beranggotakan 4 orang dari awal terbentuk hingga sekarang mereka sudah merilis 5 studio album.

Bukti kesuksesan mereka adalah pernah menjadi supporting act Cannibal Corpse, Edge Of Sanity, Impaled Nazarene, dan Immortal pada 1999. Dilanjukan tour bareng dengan Children Of Bodom, Annihilator, Amon Amarth, Lamb Of God, Trivum, serta Behemoth dari rentang 2003 hingga 2007. Serta terakhir mereka menjadi opening act untuk Metallica pada September – Oktober 2009.

Band ini terkenal dengan liriknya yang sangat mendukung lingkungan dan mengajak untuk eco-friendly. Bahkan Allmusic memuji mereka karena meskipun aliran mereka yang Death Metal namun mereka tetap memikirkan lingkungan sekitarnya.

Ketertarikan mereka dengan lingkungan terjadi karena mereka berempat dibesarkan di satu daerah bernama Bayonne yang terkenal akan keindahan lingkungannya. Dan mereka berempat pernah berkata bahwa semua genre musik bisa masuk kedalam tema lingkungan, dan Gojira menggabungkan Death Metal dengan eco-friendly dan environmentally things.

Gojira juga mengaku terinfluence dengan Sepultura, Death, Morbid Angel, Meshuggah, Metallica, Pantera, Tool dan juga Neurosis.

Musik, genre, dan sound yang mereka produce tidak gampang untuk diklasifikasikan. Mereka mencampurkan beberapa genre seperti Technical Death Metal, Progressive Metal, Groove Metal, dan Thrash Metal.

Pattern lagu mereka, rhythmic style, riff yang putus-putus adalah salah satu ciri khas Gojira. Hitungan yang ganjil sering mereka keluarkan di lagunya, dengan karakter vokal growling ala death metal, clean dan scream.

read more
Music Facts

Djent Vs Groove Metal! Mana Yang Lebih Keren?

Djent adalah sebuha sub-genre dari progressive metal, yang melekat pada mayoritas band-band metal modern. Ciri khas paling gampang di kenali adalah palm muting gitar sehingga terdengar suara seperti “djent..djent” dengan nuansa ambient dan groove.

Kombinasi riff gitar yang patah-patah dibuat sinkron dengan sinkupasi drum, sehingga hentakan groove-nya lebih terasa. Karakter Djent adalah distorsi tebal, high-gain, heavy palm-mute, tuning gitar rendah (low tuned), syncoped riff, polyrhythm, virtuoso soloing. Untuk memainkan karakter tersebut lebih maksimal dengan memakai gitar string 7 atau 8.

Djent dalam suara gitar sebenarnya muncul pada dekade 90-an saat heavy metal mulai tenggelam dan muncul music metal yang semakin berat dan bertempo cepat. Dalam sebuah band fungsi djent adalah sebuah rhythm yang lebih powerfull dengan power chords-nya.

Aliran musik djent sendiri sebenarnya masih bagian dari genre metal dan menjadi bagian dari sub-genre progressive metal, meskipun masih tidak terlalu berbeda signifikan dengan progressive metal sendiri. Awal kepopuleran djent pada tahun 2002 dibawakan oleh band Meshuggah.

Groove Metal adalah subgenre dari Heavy Metal. Genre yang satu ini sering di kaitkan dengan Pantera dan Exhorder. Pada intinya, Groove Metal mengambil kehebatan dan kualitas super dari Thrash Metal dan memainkannya dalam tempo yang sedang, namun beberapa band juga ikut terjun sesekali ke tempo yang lebih cepat. Album Cowboys From Hell-nya Pantera disebut sebut sebagai pencetus dan tunas pertamanya Groove Metal.

read more